[Suara Alumni] Indra Atmaja

Konnichiwa minna san.... Kali ini Suara Alumni PBJ akan menghadirkan kesan dan pesan baru dari alumni. Semoga dengan adanya sub-label [Suara Alumni] ini dapat memberikan motivasi, pencerahan, ide, dan memberikan sudut pandang baru mengenai apa yang didapatkan di PBJ, apa yang bisa didapatkan ketika kuliah, apa yang harus dilakukan ketika masih berstatus mahasiswa, dan merancang dari jauh hari akan menjadi apa kalian di masa depan. Orang Inggris bilang, Experience is the best Teacher... nah belajar dari pengalaman orang juga adalah termasuk proses pembelajaran penting.

Untuk bintang Suara Alumni kali ini kita kali ini adalah :
Nama : Indra Atmaja
Angkatan : PBJ UNNES 
Hobby : Gaplok Drums, Cover song, 
Pekerjaan : Japanese Speaking Staff and Japanese Trainer @ NOK Indonesia

Kesan selama belajar di PBJ
Numpang curhat ya sensei, buat sharing sama teman2 juga, dulu waktu masih kuliah saya berpikir kalau nanti mencari pekerjaan yg tidak berhubungan dengan bahasa Jepang, karena saya merasa teman2 saya jauh lebih pandai berbahasa Jepang dari saya, saya mengikuti JLPT untuk N3 2kali dengan kurang sungguh2. Hasilnya sampai lulus saya belum lulus dan memegang sertifikat N3. Waktu dulu semasa kuliah, dikarenakan pikiran saya yang merasa sudah kalah duluan, dan juga tidak berminat berkarir di bidang yang membutuhkan kemampuan bahasa Jepang membuat saya lebih suka menghabiskan waktu untuk kegiatan diluar kemahasiswaan. Kuliah asal beres, asal absen, asal dapet nilai, asal lulus.. :) . Pada waktu itu memang semua itu terasa ideal... mungkin juga banyak kohai ataupun mahasiswa PBJ pada umumnya yang berpikiran sama seperti saya pada waktu itu. Kuliah gmana besok, kerja gmana nanti.... Tapi saya ingin bilang, sekali lagi saya bilang bahwa itu adalah pikiran yang salah. Semua orang memang memiliki jalan hidup masing2x, tetapi jalan hidup yang membawa saya seperti sekarang ini membuat sadar bahwa saya telah "sedikit" menyia-nyiakan masa-masa kuliah saya.

Kesan setelah lulus dari PBJ
Dari orang yang setengah hati belajar bahasa Jepang (padahal kuilah di Pendidikan Bahasa Jepang), Ternyata pada akhirnya saya diterima bekerja di perusahaan asing dan itu adalah perusahaan Jepang. Ternyata pada akhirnya ada rasa menyesal kenapa dulu waktu kuliah kurang bersungguh-sungguh. 

Di perusahaan jepang, karyawan yang masih muda tapi memiliki skill bahasa Jepang itu sungguh sangat dihargai oleh expatriat. Dan tenaga seperti itu amat sangat dibutuhkan. Akhirnya saya mulai belajar lagi minna san, semua buku waktu kuliah saya baca-baca lagi. Karna di perusahaan Jepang peluang sangat bagus untuk mengembangkan skill bahasa jepang dan kesempatan untuk pulang pergi ke Jepang sangat besar. Atasan tidak ragu2 untuk menunjuk karyawan yg masih muda yg memiliki skill bahasa Jepang untuk diikutsertakan meeting maupun training langsung ke Jepang. Saat ini saya sedang ditugaskan mengajar bahasa Jepang N5 pada karyawan2 perusahaan saya, karna perusahaan saya menginginkan banyak karyawan yg bs berbahasa Jepang. Sekedar pesan singkat buat adek2 yang masih menjalani pembelajaran di kampus, atau bahkan yg saat ini merasa malas2an atau tidak sungguh2, bisa diperbaiki sejak sekarang, totalitaskan dalam belajar. Trimakasih, hehe

Pesan buat para Kohai
Totalitaskan dalam belajar, karena kemampuan berbahasa Jepang itu "Ilmu Mahal". jangan sia-siakan umur hanya mengejar Gelar SPd atau sekedar IPK Cumlaude. Semoga tidak ada yang merasa seperti saya...
Jangan menunda-nunda.. Karena LATER tend to be NEVER

indra atmaja unnes

0 Response to "[Suara Alumni] Indra Atmaja"