Farikhatul Jannah, ke Jepang sebagai Juara Japanese Experience Contest 2014

juara lomba japan essay
Japanese Experience Contest yang diadakan oleh KYORITSU bekerjasama dengan COACH adalah Lomba Pidato Bahasa Jepang tingkat Nasional yang baru pertama kali diadakan di Indonesia. Lomba yang finalnya diadakan di Sari Pan Pacific Hotel Jakarta pada tanggal 27 September 2014 ini memberikan jatah 5 orang pemenang untuk berlibur ke Jepang selama 7 hari dengan semua biaya ditanggung oleh pihak penyelenggara dan sponsor (PT Kyoritsu, COACH Event Organizer, Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, dan Maskapai Penerbangan ANA).

Berita luar biasa mengharukan dan membanggakan keluarga besar PBJ UNNES datang dari lomba itu sesaat setelah pemenang diumumkan. Mahasiswi PBJ UNNES 2012 atas nama Farikhatul Jannah menjadi salah satu pemenang diantara 5 orang yang akan berlibur ke Jepang selama 7 hari.

Lomba ini sendiri diikuti oleh 100 peserta dari seluruh Indonesia yang kemudian melalui seleksi pemberkasan terpilihlah 58 orang peserta untuk mengikuti babak final di Jakarta. Kemudian 58 orang itu di seleksi lagi dengan kuis yang soalnya adalah tentang seputar jepang, ekonomi, bisnis, budaya, politik, dan sebagainya yang terkait dengan Jepang. Dari 58 orang peserta dipilih 15 orang terbaik untuk Final pidato Bahasa Jepang, pelaksanaan Final Pidato juga bukan seperti lomba lomba sejenis, dimana peserta sudah mempersiapkan dan berlatih tema pidato yang dia persiapkan sendiri, namun dalam perlombaan kali ini, setiap peserta diberikan 3 tema oleh panitia dan harus memilih salah satunya. Lalu peserta diberikan waktu 5 menit untuk mempersiapkan memo dan menjabarkan tema yang dipilihkan oleh panitia didepan panggung. Setelah pidato tersebut maka dipilihlah 5 orang pemenang utama yang akan berangkat ke Jepang.

Dalam lomba kali ini, Farikhatul Jannah atau Mbak Ika mengambil tema "watashi ga nihonjin ni shoukai shitai indonesia no yuumeijin" . Atau memperkenalkan orang terkenal di Indonesia kepada orang Jepang, dalam kesempatan pidato singkat tersebut, mbak Ika mengambil subjek tokoh bapak Habibie. Beliau bercerita, entah kenapa bisa mengambil bapak Habibie sebagai contoh tokoh yang menjadi subjek pidato, dikala orang lain menceritakan artis idola mereka :) .

Menurut kabar, diantara 5 orang pemenang tersebut, 3 orang diantaranya adalah merupakan peserta yang berprofesi sebagai pekerja dalam bidang bahasa Jepang dan bahkan pernah pergi ke Jepang tetapi bukan dalam kapasitas sebagai pelajar. Jadi persaingan yang harus dilalui untuk menjadi juara bukanlah hal yang mudah.

Sebagai pemenang hadiah utama, Farikhatul Jannah, Inshaa Allah bulan januari 2015 nanti akan merasakan atmosfir udara Jepang secara langsung, Hal yang pastinya menjadi impian setiap pembelajar bahasa Jepang. Selamat sekali lagi kepada Ika (panggilan akrabnya).

Selain ini ada berita baik lainnya yaitu pada tanggal 28 Oktober 2014 nanti dosen PBJ Unnes Silvia Nurhayati, M. Pd. dan mahasiswa angkatan 2011 bernama Metha Gesti terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk mengikuti pelatihan metode pembelajaran bahasa Jepang (Japanese Teacher capacity Building) yang sepenuhnya dibiayai oleh The Japan Foundation. Pelatihan ini diperuntukkan bagi dosen dan mahasiswa LPTK sebagai calon guru. Mereka akan mengikuti pelatihan ini selama 1,5 bulan di Osaka Jepang.  Semoga berita ini bisa memotivasi mahasiswa lainnya.


 Pendidikan Bahasa Jepang
Universitas Negeri Semarang

0 Response to "Farikhatul Jannah, ke Jepang sebagai Juara Japanese Experience Contest 2014"