Beasiswa Bidikmisi UNNES 2014 bagi 1.850 Calon Mahasiswa Baru

Beasiswa Bidikmisi UNNES 2014 bagi 1.850 Calon Mahasiswa Baru - Universitas Negeri Semarang (Unnes) siap menerima sedikitnya 1.850 mahasiswa baru calon penerima Beasiswa Bidikmisi. Mahasiswa sebanyak itu merupakan bagian dari 6.340 orang yang bakal diterima melalui tiga jalur penerimaan.

“Tahun lalu, kami juga mengucurkan 1.850 beasiswa full study ini. Karena itu, tahun ini sedikitnya kami akan mengucurkan dengan jumlah yang paling tidak sama dengan tahun lalu,” ungkap Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman pada rapat panitia SNMPTN Unnes, Jumat (28/2), di Semarang.
Dikemukakan, dengan beasiswa Bidikmisi, penerima akan terbebas dari segala biaya selama empat tahun kuliah. “Selain itu, mereka akan mendapatkan biaya hidup Rp600.000 per bulan,” katanya seraya mengingatkan, beasiswa ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang tergolong berprestasi namun berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi.

Secara proporsional, 1.850 calon mahasiswa penerima Bidikmisi akan diseleksi melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri (SPMU).  Pendaftaran SNMPTN berlangsung sejak 17 Februari lalu hingga 31 Maret 2014 mendatang di http://snmptn.ac.id. Adapun ketentuan mengenai beasiswa Bidikmisi dapat diperoleh di laman http://bidikmisi.dikti.go.id atau diunduh di sini.

Kuota penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang untuk 2014 diperkirakan masih sama seperti tahun lalu yaitu sekitar 60 mahasiswa per angkatan. Dimana 60 mahasiswa tersebut terbagi dalam 3 jalur penerimaan dengan pembagian yang proporsional. Keterbatasan sarana dan prasarana ruang kelas dan tenaga dosen menyebabkan kami belum dapat menambah quota penerimaan mahasiswa baru untuk 2014, walaupun peminatan Prodi Pendidikan Bahasa Jepang terus meningkat setiap tahunnya.


Pendidikan Bahasa Jepang
Universitas Negeri Semarang

0 Response to "Beasiswa Bidikmisi UNNES 2014 bagi 1.850 Calon Mahasiswa Baru"