Bagaimanakah Pidato yang baik?

Karena sedang hangat-hangatnya pembicaraan Nihon Matsuri yang di dalamnya ada lomba pidato. Berikut ini saya rangkumkan beberapa petunjuk pidato yang baik itu seperti apa. Selamat menyimak dan ganbarimashou.

1. Pilihlah tema yang mengandung pendapat atau ajakan
Hindari naskah pidato narasi (hanya mendeskripsikan tempat wisata, festival yang ada di tempat sendiri), tulislah naskah yang mengandung pendapat atau ajakan kepada pendengar. Atau jangan menulis naskah pidato yang mengulas masalah yang tidak kita fahami.
Pendapat atau ajakan pembicara sebaiknya ditempatkan pada paragraf awal pidato bersamaan dengan memunculkan permasalahan yang akan dibahas. Pemunculan permasalahan di awal akan memudahkan pemahaman orang lain atau pendengar.
2. Pilihlah tema yang menurut kita sangat menarik atau sangat penting untuk disampaikan kepada orang lain
Meskipun tema yang kita pilih merupakan tema yang biasa tetapi bila menurut kita ada hal yang sangat menarik atau penting dalam tema tersebut, kemungkinan orang lain juga akan merasakan kemenarikan atau pentingnya tema tersebut. Apabila kita pandai mengemas naskah pidato semenarik mungkin, orang lain yang tadinya berpikir bahwa hal yang kita ungkapkan adalah sesuatu yang tidak menarik pun, bisa tertarik.
3. Tulislah alasan yang bisa mendukung pendapat kita (memiliki daya persuasif)
Bagaimanapun bagusnya pendapat kita tetapi pidato tidak akan bagus kalau tidak didukung dengan alasan atau dasar-dasar pemikiran yang bisa membuat orang lain menyetujui atau sependapat dengan apa yang kita ungkapkan. Dalam bahasa Jepang ungkapan untuk menyatakan alasan misalnya その理由は, なぜなら, というのも, untuk menysun alasan misalnya それに, しかも , また dll. Teknik untuk mengungkapkan sesuatu yang memiliki daya persuasif misalnya 反対意見の立場に一度立ってみる . Atau bisa juga menggunakan ungkapan しかし(一方)、〜という意見もあります。確かに...ですが、... .
3-1. Ungkapkan pendapat pribadi kita dengan memaparkannya dalam sudut pandang yang luas dan general atau universal
Cobalah melakukan perbandingan suatu hal antara yang ada atau terjadi di negara sendiri dengan Jepang atau dunia secara umum (analisis horizontal). Atau bisa juga dibahas dengan menghadirkan analisis dari sudut pandang sejarah (analisis vertikal). Tambahkan peribahasa atau ungkapan-ungkapan yang dikemukakan oleh orang-orang hebat yang ada di dunia ini. Kalau naskah kita tidak mengandung keglobalan (hanya mengulas apa kita tahu sendiri) maka pidato kita menjadi sangat kekanak-kanakan, tidak mencerminkan kalau yang berbicara adalah seorang mahasiswa yang memiliki wawasan ilmiah yang luas.
3-2. Sebagai alasan bisa juga mengulas pengalaman pribadi
Bila kita mengulas hal tentang orang lain kemungkinan pembawaan kita akan berbeda dalam merasakan hal tersebut. Dengan demikian akan sulit bagi kita untuk bisa membawa perasaan pendengar ke dalam kisah tersebut. Tetapi bila kita menceritakan apa yang kita alami maka penjiwaannya akan lain. Bisa menggunakan ungkapan ある日、私は, 例えば私は . Kemudian, pada saat mengungkapkan pengalaman pribadi tersebut, usahakan dideskripsikan sedetil mungkin sehingga pendengar bisa membayangkan apa yang kita utarakan seperti sebuah adegan film yang jelas. Dengan demikian, apa yang kita rasakan akan mudah dirasakan pula oleh orang lain. Untuk hal ini kita bisa menggunakan ungkapan まるで、〜のように.
4. (Kalau bisa) masukkan unsur yang bisa menyentuh perasaan pendengar
Memasukkan unsur lagu, humor yang bisa membuat pendengar tertawa, kisah yang bisa membuat pendengar menangis, memasukkan aksi yang menarik, memasukkan kosakata atau ungkapan yang menarik dll. Tetapi, hindari memasukkan unsur yang tidak cocok dengan suasana tema.

Selamat berjuang,

5 Responses to "Bagaimanakah Pidato yang baik?"

  1. ini yang akan ikut lomba udah pada tahu web prodi ini belum ya... kan eman-eman ada info penting ndak pada tahu...

    ReplyDelete
  2. yang udah nyangkut di http://www.facebook.com/JepangUnnes mungkin sudah taw.

    ReplyDelete
  3. tentang ini sdh dipublikasikan di kelas tapi belum semuanya. ya nanti kan ada lounching web ini pasti semua akan tahu

    ReplyDelete
  4. Trimakasih sensei, ini bermanfaat bagi saya dan teman2. meski saya tidak mengikuti lomba ini tapi dikehidupan, saya jadi belajar cara menyampaikan pikiran ke orang lain. ini sangat membantu.
    Reza 07

    ReplyDelete